Apa itu Firewall | Vanz-Media |

8 Agustus 2011
Posted by Unknown
Tag :
Ilustrasi mengenai Firewall
Tembok api atau dinding api adalah sebuah sistem atau perangkat yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang tidak aman. Umumnya, sebuah tembok-api diterapkan dalam sebuah mesin terdedikasi, yang berjalan pada pintu gerbang (gateway) antara jaringan lokal dan jaringan lainnya. Tembok-api umumnya juga digunakan untuk mengontrol akses terhadap siapa saja yang memiliki akses terhadap jaringan pribadi dari pihak luar. Saat ini, istilah firewall menjadi istilah lazim yang merujuk pada sistem yang mengatur komunikasi antar dua jaringan yang berbeda. Mengingat saat ini banyak perusahaan yang memiliki akses ke Internet dan juga tentu saja jaringan berbadan hukum di dalamnya, maka perlindungan terhadap modal digital perusahaan tersebut dari serangan para peretas, pemata-mata, ataupun pencuri data lainnya, menjadi hakikat.

A. Jenis-jenis Firewall


Taksonomi Firewall
Firewall terbagi menjadi dua jenis, yakni sebagai berikut
  • Personal Firewall: Personal Firewall didesain untuk melindungi sebuah komputer yang terhubung ke jaringan dari akses yang tidak dikehendaki. Firewall jenis ini akhir-akhir ini berevolusi menjadi sebuah kumpulan program yang bertujuan untuk mengamankan komputer secara total, dengan ditambahkannya beberapa fitur pengaman tambahan semacam perangkat proteksi terhadap virus, anti-spyware, anti-spam, dan lainnya. Bahkan beberapa produk firewall lainnya dilengkapi dengan fungsi pendeteksian gangguan keamanan jaringan (Intrusion Detection System). Contoh dari firewall jenis ini adalah Microsoft Windows Firewall (yang telah terintegrasi dalam sistem operasi Windows XP Service Pack 2, Windows Vista dan Windows Server 2003 Service Pack 1), Symantec Norton Personal Firewall, Kerio Personal Firewall, dan lain-lain. Personal Firewall secara umum hanya memiliki dua fitur utama, yakni Packet Filter Firewall dan Stateful Firewall.
  • Network Firewall: Network ‘‘’’Firewall didesain untuk melindungi jaringan secara keseluruhan dari berbagai serangan. Umumnya dijumpai dalam dua bentuk, yakni sebuah perangkat terdedikasi atau sebagai sebuah perangkat lunak yang diinstalasikan dalam sebuah server. Contoh dari firewall ini adalah Microsoft Internet Security and Acceleration Server (ISA Server), Cisco PIX, Cisco ASA, IPTables dalam sistem operasi GNU/Linux, pf dalam keluarga sistem operasi Unix BSD, serta SunScreen dari Sun Microsystems, Inc. yang dibundel dalam sistem operasi Solaris. Network Firewall secara umum memiliki beberapa fitur utama, yakni apa yang dimiliki oleh personal firewall (packet filter firewall dan stateful firewall), Circuit Level Gateway, Application Level Gateway, dan juga NAT Firewall. Network Firewall umumnya bersifat transparan (tidak terlihat) dari pengguna dan menggunakan teknologi routing untuk menentukan paket mana yang diizinkan, dan mana paket yang akan ditolak.

B. Fungsi Firewall

Secara mendasar, firewall dapat melakukan hal-hal berikut:
  • Mengatur dan mengontrol lalu lintas jaringan
  • Melakukan autentikasi terhadap akses
  • Melindungi sumber daya dalam jaringan privat
  • Mencatat semua kejadian, dan melaporkan kepada administrator

1. Mengatur dan Mengontrol Lalu lintas jaringan

Fungsi pertama yang dapat dilakukan oleh firewall adalah firewall harus dapat mengatur dan mengontrol lalu lintas jaringan yang diizinkan untuk mengakses jaringan privat atau komputer yang dilindungi oleh firewall. Firewall melakukan hal yang demikian, dengan melakukan inspeksi terhadap paket-paket dan memantau koneksi yang sedang dibuat, lalu melakukan penapisan (filtering) terhadap koneksi berdasarkan hasil inspeksi paket dan koneksi tersebut.

     a. Proses inspeksi Paket

Inspeksi paket (‘packet inspection) merupakan proses yang dilakukan oleh firewall untuk ‘menghadang’ dan memproses data dalam sebuah paket untuk menentukan bahwa paket tersebut diizinkan atau ditolak, berdasarkan kebijakan akses (access policy) yang diterapkan oleh seorang administrator. Firewall, sebelum menentukan keputusan apakah hendak menolak atau menerima komunikasi dari luar, ia harus melakukan inspeksi terhadap setiap paket (baik yang masuk ataupun yang keluar) di setiap antarmuka dan membandingkannya dengan daftar kebijakan akses. Inspeksi paket dapat dilakukan dengan melihat elemen-elemen berikut, ketika menentukan apakah hendak menolak atau menerima komunikasi:
  • Alamat IP dari komputer sumber
  • Port sumber pada komputer sumber
  • Alamat IP dari komputer tujuan
  • Port tujuan data pada komputer tujuan
  • Protokol IP
  • Informasi header-header yang disimpan dalam paket

     b. Koneksi dan Keadaan Koneksi

Agar dua host TCP/IP dapat saling berkomunikasi, mereka harus saling membuat koneksi antara satu dengan lainnya. Koneksi ini memiliki dua tujuan:
  1. Komputer dapat menggunakan koneksi tersebut untuk mengidentifikasikan dirinya kepada komputer lain, yang meyakinkan bahwa sistem lain yang tidak membuat koneksi tidak dapat mengirimkan data ke komputer tersebut. Firewall juga dapat menggunakan informasi koneksi untuk menentukan koneksi apa yang diizinkan oleh kebijakan akses dan menggunakannya untuk menentukan apakah paket data tersebut akan diterima atau ditolak.
  2. Koneksi digunakan untuk menentukan bagaimana cara dua host tersebut akan berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya (apakah dengan menggunakan koneksi connection-oriented, atau connectionless).

Ilustrasi mengenai percakapan antara dua buah host
Kedua tujuan tersebut dapat digunakan untuk menentukan keadaan koneksi antara dua host tersebut, seperti halnya cara manusia bercakap-cakap. Jika Amir bertanya kepada Aminah mengenai sesuatu, maka Aminah akan meresponsnya dengan jawaban yang sesuai dengan pertanyaan yang diajukan oleh Amir; Pada saat Amir melontarkan pertanyaannya kepada Aminah, keadaan percakapan tersebut adalah Amir menunggu respons dari Aminah. Komunikasi di jaringan juga mengikuti cara yang sama untuk memantau keadaan percakapan komunikasi yang terjadi.
Firewall dapat memantau informasi keadaan koneksi untuk menentukan apakah ia hendak mengizinkan lalu lintas jaringan. Umumnya hal ini dilakukan dengan memelihara sebuah tabel keadaan koneksi (dalam istilah firewall: state table) yang memantau keadaan semua komunikasi yang melewati firewall. Dengan memantau keadaan koneksi ini, firewall dapat menentukan apakah data yang melewati firewall sedang “ditunggu” oleh host yang dituju, dan jika ya, aka mengizinkannya. Jika data yang melewati firewall tidak cocok dengan keadaan koneksi yang didefinisikan oleh tabel keadaan koneksi, maka data tersebut akan ditolak. Hal ini umumnya disebut sebagai Stateful Inspection.

     c. Stateful Packet Inspection

Ketika sebuah firewall menggabungkan stateful inspection dengan packet inspection, maka firewall tersebut dinamakan dengan Stateful Packet Inspection (SPI). SPI merupakan proses inspeksi paket yang tidak dilakukan dengan menggunakan struktur paket dan data yang terkandung dalam paket, tapi juga pada keadaan apa host-host yang saling berkomunikasi tersebut berada. SPI mengizinkan firewall untuk melakukan penapisan tidak hanya berdasarkan isi paket tersebut, tapi juga berdasarkan koneksi atau keadaan koneksi, sehingga dapat mengakibatkan firewall memiliki kemampuan yang lebih fleksibel, mudah diatur, dan memiliki skalabilitas dalam hal penapisan yang tinggi.
Salah satu keunggulan dari SPI dibandingkan dengan inspeksi paket biasa adalah bahwa ketika sebuah koneksi telah dikenali dan diizinkan (tentu saja setelah dilakukan inspeksi), umumnya sebuah kebijakan (policy) tidak dibutuhkan untuk mengizinkan komunikasi balasan karena firewall tahu respons apa yang diharapkan akan diterima. Hal ini memungkinkan inspeksi terhadap data dan perintah yang terkandung dalam sebuah paket data untuk menentukan apakah sebuah koneksi diizinkan atau tidak, lalu firewall akan secara otomatis memantau keadaan percakapan dan secara dinamis mengizinkan lalu lintas yang sesuai dengan keadaan. Ini merupakan peningkatan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan firewall dengan inspeksi paket biasa. Apalagi, proses ini diselesaikan tanpa adanya kebutuhan untuk mendefinisikan sebuah kebijakan untuk mengizinkan respons dan komunikasi selanjutnya. Kebanyakan firewall modern telah mendukung fungsi ini.

     d. Melakukan autentikasi terhadap akses

Fungsi fundamental firewall yang kedua adalah firewall dapat melakukan autentikasi terhadap akses.
Protokol TCP/IP dibangun dengan premis bahwa protokol tersebut mendukung komunikasi yang terbuka. Jika dua host saling mengetahui alamat IP satu sama lainnya, maka mereka diizinkan untuk saling berkomunikasi. Pada awal-awal perkembangan Internet, hal ini boleh dianggap sebagai suatu berkah. Tapi saat ini, di saat semakin banyak yang terhubung ke Internet, mungkin kita tidak mau siapa saja yang dapat berkomunikasi dengan sistem yang kita miliki. Karenanya, firewall dilengkapi dengan fungsi autentikasi dengan menggunakan beberapa mekanisme autentikasi, sebagai berikut:
  • Firewall dapat meminta input dari pengguna mengenai nama pengguna (user name) serta kata kunci (password). Metode ini sering disebut sebagai extended authentication atau xauth. Menggunakan xauth pengguna yang mencoba untuk membuat sebuah koneksi akan diminta input mengenai nama dan kata kuncinya sebelum akhirnya diizinkan oleh firewall. Umumnya, setelah koneksi diizinkan oleh kebijakan keamanan dalam firewall, firewall pun tidak perlu lagi mengisikan input password dan namanya, kecuali jika koneksi terputus dan pengguna mencoba menghubungkan dirinya kembali.
  • Metode kedua adalah dengan menggunakan sertifikat digital dan kunci publik. Keunggulan metode ini dibandingkan dengan metode pertama adalah proses autentikasi dapat terjadi tanpa intervensi pengguna. Selain itu, metode ini lebih cepat dalam rangka melakukan proses autentikasi. Meskipun demikian, metode ini lebih rumit implementasinya karena membutuhkan banyak komponen seperti halnya implementasi infrastruktur kunci publik.
  • Metode selanjutnya adalah dengan menggunakan Pre-Shared Key (PSK) atau kunci yang telah diberitahu kepada pengguna. Jika dibandingkan dengan sertifikat digital, PSK lebih mudah diimplenentasikan karena lebih sederhana, tetapi PSK juga mengizinkan proses autentikasi terjadi tanpa intervensi pengguna. Dengan menggunakan PSK, setiap host akan diberikan sebuah kunci yang telah ditentukan sebelumnya yang kemudian digunakan untuk proses autentikasi. Kelemahan metode ini adalah kunci PSK jarang sekali diperbarui dan banyak organisasi sering sekali menggunakan kunci yang sama untuk melakukan koneksi terhadap host-host yang berada pada jarak jauh, sehingga hal ini sama saja meruntuhkan proses autentikasi. Agar tercapai sebuah derajat keamanan yang tinggi, umumnya beberapa organisasi juga menggunakan gabungan antara metode PSK dengan xauth atau PSK dengan sertifikat digital.
Dengan mengimplementasikan proses autentikasi, firewall dapat menjamin bahwa koneksi dapat diizinkan atau tidak. Meskipun jika paket telah diizinkan dengan menggunakan inspeksi paket (PI) atau berdasarkan keadaan koneksi (SPI), jika host tersebut tidak lolos proses autentikasi, paket tersebut akan dibuang.

2. Melindungi sumber daya dalam jaringan privat

Salah satu tugas firewall adalah melindungi sumber daya dari ancaman yang mungkin datang. Proteksi ini dapat diperoleh dengan menggunakan beberapa peraturan pengaturan akses (access control), penggunaan SPI, application proxy, atau kombinasi dari semuanya untuk mencegah host yang dilindungi dapat diakses oleh host-host yang mencurigakan atau dari lalu lintas jaringan yang mencurigakan. Meskipun demikian, firewall bukanlah satu-satunya metode proteksi terhadap sumber daya, dan mempercayakan proteksi terhadap sumber daya dari ancaman terhadap firewall secara eksklusif adalah salah satu kesalahan fatal. Jika sebuah host yang menjalankan sistem operasi tertentu yang memiliki lubang keamanan yang belum ditambal dikoneksikan ke Internet, firewall mungkin tidak dapat mencegah dieksploitasinya host tersebut oleh host-host lainnya, khususnya jika exploit tersebut menggunakan lalu lintas yang oleh firewall telah diizinkan (dalam konfigurasinya). Sebagai contoh, jika sebuah packet-inspection firewall mengizinkan lalu lintas HTTP ke sebuah web server yang menjalankan sebuah layanan web yang memiliki lubang keamanan yang belum ditambal, maka seorang pengguna yang “iseng” dapat saja membuat exploit untuk meruntuhkan web server tersebut karena memang web server yang bersangkutan memiliki lubang keamanan yang belum ditambal. Dalam contoh ini, web server tersebut akhirnya mengakibatkan proteksi yang ditawarkan oleh firewall menjadi tidak berguna. Hal ini disebabkan oleh firewall yang tidak dapat membedakan antara request HTTP yang mencurigakan atau tidak. Apalagi, jika firewall yang digunakan bukan application proxy. Oleh karena itulah, sumber daya yang dilindungi haruslah dipelihara dengan melakukan penambalan terhadap lubang-lubang keamanan, selain tentunya dilindungi oleh firewall.

C. Cara Kerja Firewall

       1. Packet-Filter Firewall


Contoh pengaturan akses (access control) yang diterapkan dalam firewall
Pada bentuknya yang paling sederhana, sebuah firewall adalah sebuah router atau komputer yang dilengkapi dengan dua buah NIC (Network Interface Card, kartu antarmuka jaringan) yang mampu melakukan penapisan atau penyaringan terhadap paket-paket yang masuk. Perangkat jenis ini umumnya disebut dengan packet-filtering router.
Firewall jenis ini bekerja dengan cara membandingkan alamat sumber dari paket-paket tersebut dengan kebijakan pengontrolan akses yang terdaftar dalam Access Control List firewall, router tersebut akan mencoba memutuskan apakah hendak meneruskan paket yang masuk tersebut ke tujuannya atau menghentikannya. Pada bentuk yang lebih sederhana lagi, firewall hanya melakukan pengujian terhadap alamat IP atau nama domain yang menjadi sumber paket dan akan menentukan apakah hendak meneruskan atau menolak paket tersebut. Meskipun demikian, packet-filtering router tidak dapat digunakan untuk memberikan akses (atau menolaknya) dengan menggunakan basis hak-hak yang dimiliki oleh pengguna.

Cara kerja packet filter firewall
Packet-filtering router juga dapat dikonfigurasikan agar menghentikan beberapa jenis lalu lintas jaringan dan tentu saja mengizinkannya. Umumnya, hal ini dilakukan dengan mengaktifkan/menonaktifkan port TCP/IP dalam sistem firewall tersebut. Sebagai contoh, port 25 yang digunakan oleh Protokol SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) umumnya dibiarkan terbuka oleh beberapa firewall untuk mengizinkan surat elektronik dari Internet masuk ke dalam jaringan privat, sementara port lainnya seperti port 23 yang digunakan oleh Protokol Telnet dapat dinonaktifkan untuk mencegah pengguna Internet untuk mengakses layanan yang terdapat dalam jaringan privat tersebut. Firewall juga dapat memberikan semacam pengecualian (exception) agar beberapa aplikasi dapat melewati firewall tersebut. Dengan menggunakan pendekatan ini, keamanan akan lebih kuat tapi memiliki kelemahan yang signifikan yakni kerumitan konfigurasi terhadap firewall: daftar Access Control List firewall akan membesar seiring dengan banyaknya alamat IP, nama domain, atau port yang dimasukkan ke dalamnya, selain tentunya juga exception yang diberlakukan.

       2. Circuit Level Gateway


Cara kerja circuit level firewall
Firewall jenis lainnya adalah Circuit-Level Gateway, yang umumnya berupa komponen dalam sebuah proxy server. Firewall jenis ini beroperasi pada level yang lebih tinggi dalam model referensi tujuh lapis OSI (bekerja pada lapisan sesi/session layer) daripada Packet Filter Firewall. Modifikasi ini membuat firewall jenis ini berguna dalam rangka menyembunyikan informasi mengenai jaringan terproteksi, meskipun firewall ini tidak melakukan penyaringan terhadap paket-paket individual yang mengalir dalam koneksi.
Dengan menggunakan firewall jenis ini, koneksi yang terjadi antara pengguna dan jaringan pun disembunyikan dari pengguna. Pengguna akan dihadapkan secara langsung dengan firewall pada saat proses pembuatan koneksi dan firewall pun akan membentuk koneksi dengan sumber daya jaringan yang hendak diakses oleh pengguna setelah mengubah alamat IP dari paket yang ditransmisikan oleh dua belah pihak. Hal ini mengakibatkan terjadinya sebuah sirkuit virtual (virtual circuit) antara pengguna dan sumber daya jaringan yang ia akses.
Firewall ini dianggap lebih aman dibandingkan dengan Packet-Filtering Firewall, karena pengguna eksternal tidak dapat melihat alamat IP jaringan internal dalam paket-paket yang ia terima, melainkan alamat IP dari firewall. Protokol yang populer digunakan sebagai Circuit-Level Gateway adalah SOCKS v5.

       3. Application Level Firewall


Application Level Firewall (disebut juga sebagai application proxy atau application level gateway)
Firewall jenis lainnya adalah Application Level Gateway (atau Application-Level Firewall atau sering juga disebut sebagai Proxy Firewall), yang umumnya juga merupakan komponen dari sebuah proxy server. Firewall ini tidak mengizinkan paket yang datang untuk melewati firewall secara langsung. Tetapi, aplikasi proxy yang berjalan dalam komputer yang menjalankan firewall akan meneruskan permintaan tersebut kepada layanan yang tersedia dalam jaringan privat dan kemudian meneruskan respons dari permintaan tersebut kepada komputer yang membuat permintaan pertama kali yang terletak dalam jaringan publik yang tidak aman.
Umumnya, firewall jenis ini akan melakukan autentikasi terlebih dahulu terhadap pengguna sebelum mengizinkan pengguna tersebut untuk mengakses jaringan. Selain itu, firewall ini juga mengimplementasikan mekanisme auditing dan pencatatan (logging) sebagai bagian dari kebijakan keamanan yang diterapkannya. Application Level Firewall juga umumnya mengharuskan beberapa konfigurasi yang diberlakukan pada pengguna untuk mengizinkan mesin klien agar dapat berfungsi. Sebagai contoh, jika sebuah proxy FTP dikonfigurasikan di atas sebuah application layer gateway, proxy tersebut dapat dikonfigurasikan untuk mengizinlan beberapa perintah FTP, dan menolak beberapa perintah lainnya. Jenis ini paling sering diimplementasikan pada proxy SMTP sehingga mereka dapat menerima surat elektronik dari luar (tanpa menampakkan alamat e-mail internal), lalu meneruskan e-mail tersebut kepada e-mail server dalam jaringan. Tetapi, karena adanya pemrosesan yang lebih rumit, firewall jenis ini mengharuskan komputer yang dikonfigurasikan sebagai application gateway memiliki spesifikasi yang tinggi, dan tentu saja jauh lebih lambat dibandingkan dengan packet-filter firewall.

       4. NAT Firewall

NAT (Network Address Translation) Firewall secara otomatis menyediakan proteksi terhadap sistem yang berada di balik firewall karena NAT Firewall hanya mengizinkan koneksi yang datang dari komputer-komputer yang berada di balik firewall. Tujuan dari NAT adalah untuk melakukan multiplexing terhadap lalu lintas dari jaringan internal untuk kemudian menyampaikannya kepada jaringan yang lebih luas (MAN, WAN atau Internet) seolah-olah paket tersebut datang dari sebuah alamat IP atau beberapa alamat IP. NAT Firewall membuat tabel dalam memori yang mengandung informasi mengenai koneksi yang dilihat oleh firewall. Tabel ini akan memetakan alamat jaringan internal ke alamat eksternal. Kemampuan untuk menaruh keseluruhan jaringan di belakang sebuah alamat IP didasarkan terhadap pemetaan terhadap port-port dalam NAT firewall.

       4. Stateful Firewall


Cara kerja stateful firewall
Stateful Firewall merupakan sebuah firewall yang menggabungkan keunggulan yang ditawarkan oleh packet-filtering firewall, NAT Firewall, Circuit-Level Firewall dan Proxy Firewall dalam satu sistem. Stateful Firewall dapat melakukan filtering terhadap lalu lintas berdasarkan karakteristik paket, seperti halnya packet-filtering firewall, dan juga memiliki pengecekan terhadap sesi koneksi untuk meyakinkan bahwa sesi koneksi yang terbentuk tersebut diizinlan. Tidak seperti Proxy Firewall atau Circuit Level Firewall, Stateful Firewall umumnya didesain agar lebih transparan (seperti halnya packet-filtering firewall atau NAT firewall). Tetapi, stateful firewall juga mencakup beberapa aspek yang dimiliki oleh application level firewall, sebab ia juga melakukan inspeksi terhadap data yang datang dari lapisan aplikasi (application layer) dengan menggunakan layanan tertentu. Firewall ini hanya tersedia pada beberapa firewall kelas atas, semacam Cisco PIX. Karena menggabungkan keunggulan jenis-jenis firewall lainnya, stateful firewall menjadi lebih kompleks.

       5. Virtual Firewall

Virtual Firewall adalah sebutan untuk beberapa firewall logis yang berada dalam sebuah perangkat fisik (komputer atau perangkat firewall lainnya). Pengaturan ini mengizinkan beberapa jaringan agar dapat diproteksi oleh sebuah firewall yang unik yang menjalankan kebijakan keamanan yang juga unik, cukup dengan menggunakan satu buah perangkat. Dengan menggunakan firewall jenis ini, sebuah ISP (Internet Service Provider) dapat menyediakan layanan firewall kepada para pelanggannya, sehingga mengamankan lalu lintas jaringan mereka, hanya dengan menggunakan satu buah perangkat. Hal ini jelas merupakan penghematan biaya yang signifikan, meski firewall jenis ini hanya tersedia pada firewall kelas atas, seperti Cisco PIX 535.

       6. Transparent Firewall

Transparent Firewall (juga dikenal sebagai bridging firewall) bukanlah sebuah firewall yang murni, tetapi ia hanya berupa turunan dari stateful Firewall. Daripada firewall-firewall lainnya yang beroperasi pada lapisan IP ke atas, transparent firewall bekerja pada lapisan Data-Link Layer, dan kemudian ia memantau lapisan-lapisan yang ada di atasnya. Selain itu, transparent firewall juga dapat melakukan apa yang dapat dilakukan oleh packet-filtering firewall, seperti halnya stateful firewall dan tidak terlihat oleh pengguna (karena itulah, ia disebut sebagai Transparent Firewall).
Intinya, transparent firewall bekerja sebagai sebuah bridge yang bertugas untuk menyaring lalu lintas jaringan antara dua segmen jaringan. Dengan menggunakan transparent firewall, keamanan sebuah segmen jaringan pun dapat diperkuat, tanpa harus mengaplikasikan NAT Filter. Transparent Firewall menawarkan tiga buah keuntungan, yakni sebagai berikut:
  • Konfigurasi yang mudah (bahkan beberapa produk mengklaim sebagai “Zero Configuration”). Hal ini memang karena transparent firewall dihubungkan secara langsung dengan jaringan yang hendak diproteksinya, dengan memodifikasi sedikit atau tanpa memodifikasi konfigurasi firewall tersebut. Karena ia bekerja pada data-link layer, pengubahan alamat IP pun tidak dibutuhkan. Firewall juga dapat dikonfigurasikan untuk melakukan segmentasi terhadap sebuah subnet jaringan antara jaringan yang memiliki keamanan yang rendah dan keamanan yang tinggi atau dapat juga untuk melindungi sebuah host, jika memang diperlukan.
  • Kinerja yang tinggi. Hal ini disebabkan oleh firewall yang berjalan dalam lapisan data-link lebih sederhana dibandingkan dengan firewall yang berjalan dalam lapisan yang lebih tinggi. Karena bekerja lebih sederhana, maka kebutuhan pemrosesan pun lebih kecil dibandingkan dengan firewall yang berjalan pada lapisan yang tinggi, dan akhirnya performa yang ditunjukannya pun lebih tinggi.
  • Tidak terlihat oleh pengguna (stealth). Hal ini memang dikarenakan Transparent Firewall bekerja pada lapisan data-link, dan tidak membutuhkan alamat IP yang ditetapkan untuknya (kecuali untuk melakukan manajemen terhadapnya, jika memang jenisnya managed firewall). Karena itulah, transparent firewall tidak dapat terlihat oleh para penyerang. Karena tidak dapat diraih oleh penyerang (tidak memiliki alamat IP), penyerang pun tidak dapat menyerangnya.
Dikutip dari uchihatech.wordpress.com
    Cara cara seoarang hacker menembus ataupun menyusup dan juga merusak suatu website adalah sebagai berikut.Teknik teknik itu antara lain:
    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhDrYC4pioBkUq8w64Dz3WfuQ2ucfamu6I9lC9nTi6L_1Be7n1_b5gAKlqnUBmEqzKraYouOj7kfaUCIJtKVCZskGE2REuSG_CvQMOrNzSidBoIWBbCcZ6FgKLsnRj4aUJgsO3HC0QS-Rr/s1600/wordpress-website-hacked-by-hackers-0.jpg
    1. IP Spoofing
    2. FTP Attack
    3. Unix Finger Exploits
    4. Flooding & Broadcasting
    5. Fragmented Packet Attacks
    6. E-mail Exploits
    7. DNS and BIND Vulnerabilities
    8. Password Attacks
    9.Proxy Server Attacks
    10. Remote Command Processing Attacks
    11. Remote File System Attack
    12. Selective Program Insertions
    13. Port Scanning
    14.TCP/IP Sequence Stealing, Passive Port Listening and Packet
    15. HTTPD Attacks

    1. IP Spoofing
    IP Spoofing juga dikenal sebagai Source Address Spoofing, yaitu pemalsuan alamat IP attacker sehingga sasaran menganggap alamat IP attacker adalah alamat IP dari host di dalam network bukan dari luar network. Misalkan attacker mempunyai IP address type A 66.25.xx.xx ketika attacker melakukan serangan jenis ini maka Network yang diserang akan menganggap IP attacker adalah bagian dari Networknya misal 192.xx.xx.xx yaitu IP type C.

    IP Spoofing terjadi ketika seorang attacker ?mengakali? packet routing untuk mengubah arah dari data atau transmisi ke tujuan yang berbeda. Packet untuk routing biasanya di transmisikan secara transparan dan jelas sehingga membuat attacker dengan mudah untuk memodifikasi asal data ataupun tujuan dari data. Teknik ini bukan hanya dipakai oleh attacker tetapi juga dipakai oleh para security profesional untuk men tracing identitas dari para attacker
    2. FTP Attack
    Salah satu serangan yang dilakukan terhadap File Transfer Protocol adalah serangan buffer overflow yang diakibatkan oleh malformed command. tujuan menyerang FTP server ini rata-rata adalah untuk mendapatkan command shell ataupun untuk melakukan Denial Of Service. Serangan Denial Of Service akhirnya dapat menyebabkan seorang user atau attacker untuk mengambil resource didalam network tanpa adanya autorisasi, sedangkan command shell dapat membuat seorang attacker mendapatkan akses ke sistem server dan file-file data yang akhirnya seorang attacker bisa membuat anonymous root-acces yang mempunyai hak penuh terhadap system bahkan network yang diserang
    3. Unix Finger Exploits
    Pada masa awal internet, Unix OS finger utility digunakan secara efficient untuk men sharing informasi diantara pengguna. Karena permintaan informasi terhadap informasi finger ini tidak menyalahkan peraturan, kebanyakan system Administrator meninggalkan utility ini (finger) dengan keamanan yang sangat minim, bahkan tanpa kemanan sama sekali. Bagi seorang attacker utility ini sangat berharga untuk melakukan informasi tentang footprinting, termasuk nama login dan informasi contact.

    Utility ini juga Menyediakan keterangan yang sangat baik tentang aktivitas user didalam sistem, berapa lama user berada dalam sistem dan seberapa jauh user merawat sistem. Informasi yang dihasilkan dari finger ini dapat meminimalisasi usaha kracker dalam menembus sebuah sistem. Keterangan pribadi tentang user yang dimunculkan oleh finger daemon ini sudah cukup bagi seorang atacker untuk melakukan social engineering dengan menggunakan social skillnya untuk memanfaatkan user agar ?memberitahu? password dan kode akses terhadap system.
    4. Flooding & Broadcasting
    Seorang attacker bisa menguarangi kecepatan network dan host-host yang berada di dalamnya secara significant dengan cara terus melakukan request/permintaan terhadap suatu informasi dari sever yang bisa menangani serangan classic Denial Of Service(Dos), mengirim request ke satu port secara berlebihan dinamakan flooding, kadang hal ini juga disebut spraying. Tujuan dari kedua serangan ini adalah sama yaitu membuat network resource yang Menyediakan informasi menjadi lemah dan akhirnya menyerah.

    Serangan dengan cara Flooding bergantung kepada dua faktor yaitu: ukuran dan/atau volume (size and/or volume). Seorang attacker dapat menyebabkan Denial Of Service dengan cara melempar file berkapasitas besar atau volume yang besar dari paket yang kecil kepada sebuah system. Dalam keadaan seperti itu network server akan menghadapi kemacetan: terlalu banyak informasi yang diminta dan tidak cukup power untuk mendorong data agar berjalan. Pada dasarnya paket yang besar membutuhkan kapasitas proses yang besar pula, tetapi secara tidak normal paket yang kecil dan sama dalam volume yang besar akan menghabiskan resource secara percuma, dan mengakibatkan kemacetan

    5. Fragmented Packet Attacks
    Data-data internet yang di transmisikan melalui TCP/IP bisa dibagi lagi ke dalam paket-paket yang hanya mengandung paket pertama yang isinya berupa informasi bagian utama( kepala) dari TCP. Beberapa firewall akan mengizinkan untuk memroses bagian dari paket-paket yang tidak mengandung informasi alamat asal pada paket pertamanya, hal ini akan mengakibatkan beberapa type system menjadi crash. Contohnya, server NT akan menjadi crash jika paket-paket yang dipecah(fragmented packet) cukup untuk menulis ulang informasi paket pertama dari suatu protokol
    6. E-mail Exploits
    Peng-exploitasian e-mail terjadi dalam lima bentuk yaitu: mail floods, manipulasi perintah (command manipulation), serangan tingkat transportasi(transport level attack), memasukkan berbagai macam kode (malicious code inserting) dan social engineering(memanfaatkan sosialisasi secara fisik). Penyerangan email bisa membuat system menjadi crash, membuka dan menulis ulang bahkan mengeksekusi file-file aplikasi atau juga membuat akses ke fungsi fungsi perintah (command function)
    7. DNS and BIND Vulnerabilities
    Berita baru-baru ini tentang kerawanan (vulnerabilities) tentang aplikasi Barkeley Internet Name Domain (BIND) dalam berbagai versi mengilustrasikan kerapuhan dari Domain Name System (DNS), yaitu krisis yang diarahkan pada operasi dasar dari Internet (basic internet operation)
    8. Password Attacks
    Password merupakan sesuatu yang umum jika kita bicara tentang kemanan. Kadang seorang user tidak perduli dengan nomor pin yang mereka miliki, seperti bertransaksi online di warnet, bahkan bertransaksi online dirumah pun sangat berbahaya jika tidak dilengkapi dengan software security seperti SSL dan PGP. Password adalah salah satu prosedur kemanan yang sangat sulit untuk diserang, seorang attacker mungkin saja mempunyai banyak tools (secara teknik maupun dalam kehidupan sosial) hanya untuk membuka sesuatu yang dilindungi oleh password.

    Ketika seorang attacker berhasil mendapatkan password yang dimiliki oleh seorang user, maka ia akan mempunyai kekuasaan yang sama dengan user tersebut. Melatih karyawan/user agar tetap waspada dalam menjaga passwordnya dari social engineering setidaknya dapat meminimalisir risiko, selain berjaga-jaga dari praktek social enginering organisasi pun harus mewaspadai hal ini dengan cara teknikal. Kebanyakan serangan yang dilakukan terhadap password adalah menebak (guessing), brute force, kracking dan sniffing
    9.Proxy Server Attacks
    Salah satu fungsi Proxy server adalah untuk mempercepat waktu response dengan cara menyatukan proses dari beberapa host dalam suatu trusted network
    10. Remote Command Processing Attacks
    Trusted Relationship antara dua atau lebih host Menyediakan fasilitas pertukaran informasi dan resource sharing. Sama halnya dengan proxy server, trusted relationship memberikan kepada semua anggota network kekuasaan akses yang sama di satu dan lain system (dalam network).
    Attacker akan menyerang server yang merupakan anggota dari trusted system. Sama seperti kerawanan pada proxy server, ketika akses diterima, seorang attacker akan mempunyai kemampuan mengeksekusi perintah dan mengkases data yang tersedia bagi user lainnya
    11. Remote File System Attack
    Protocol-protokol untuk tranportasi data ?tulang punggung dari internet? adalah tingkat TCP (TCPLevel) yang mempunyai kemampuan dengan mekanisme untuk baca/tulis (read/write) Antara network dan host. Attacker bisa dengan mudah mendapatkan jejak informasi dari mekanisme ini untuk mendapatkan akses ke direktori file
    12. Selective Program Insertions
    Selective Program Insertions adalah serangan yang dilakukan ketika attacker menaruh program-program penghancur, seperti virus, worm dan trojan (mungkin istilah ini sudah anda kenal dengan baik ?) pada system sasaran. Program-program penghancur ini sering juga disebut malware. Program-program ini mempunyai kemampuan untuk merusak system, pemusnahan file, pencurian password sampai dengan membuka backdoor
    13. Port Scanning
    Melalui port scanning seorang attacker bisa melihat fungsi dan cara bertahan sebuah system dari berbagai macam port. Seorang atacker bisa mendapatkan akses kedalam sistem melalui port yang tidak dilindungi. Sebaia contoh, scaning bisa digunakan untuk menentukan dimana default SNMP string di buka untuk publik, yang artinya informasi bisa di extract untuk digunakan dalam remote command attack
    14.TCP/IP Sequence Stealing, Passive Port Listening and Packet
    Interception TCP/IP Sequence Stealing, Passive Port Listening dan Packet Interception berjalan untuk mengumpulkan informasi yang sensitif untuk mengkases network. Tidak seperti serangan aktif maupun brute-force, serangan yang menggunakan metoda ini mempunyai lebih banyak kualitas stealth-like
    15. HTTPD Attacks
    Kerawanan yang terdapat dalam HTTPD ataupun webserver ada lima macam: buffer overflows, httpd bypasses, cross scripting, web code vulnerabilities, dan URL floods
     New Post By |Remo-vanz|
    Ayo Gan Cari Info nya Disini
    Nama domain (domain name) adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun internet.
    Nama domain berfungsi untuk mempermudah pengguna di internet pada saat melakukan akses ke server, selain juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai alamat IP. Nama domain ini juga dikenal sebagai sebuah kesatuan dari sebuah situs web seperti contohnya “wikipedia.org”. Nama domain kadang-kadang disebut pula dengan istilah URL, atau alamat website.
    Pada awalnya nama domain hanya dapat dituliskan dengan ke-26 abjad Latin, namun saat ini telah dimungkinkan untuk menggunakan abjad asing dengan Internasionalisasi nama domain.
    Sistem nama domain (DNS) adalah aturan yang dipakai dalam sistem penamaan dari nama domain ini.
    Jenis – jenis domain ini antara lain:

    1. Domain .AC.ID

    Domain .AC.ID ditujukan bagi lingkungan akademik/perguruan tinggi Indonesia.

    Perguruan Tinggi yang dapat mendaftarkan dalam “AC.ID” mencakup
    lembaga yang sekurangnya memiliki program Diploma 1 tahun (D1), dan
    beroperasi sesuai dengan perundangan yang berlaku, termasuk didalamnya
    Perguruan Tinggi yang bukan di bawah naungan Ditjen Dikti Depdikbud
    (DIKTI), seperti IAIN, Akademi Departemen, dan lain lain.

    2. Domain .CO.ID

    Ketentuan khusus pendaftaran domain .CO.ID:

       Domain CO.ID ditujukan untuk organisasi komersial yang pada
    ketentuan dan kebijakan selanjutnya hanya diperuntukan bagi perusahaan
    swasta yang memiliki badan hukum.
       Perusahaan yang dapat mendaftarkan dalam “CO.ID” harus merupakan
    badan hukum sah yang memiliki SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) atau
    badan hukum sah yang berbentuk PT, PK, atau Firma yang memiliki akte
    serta izin usaha yang terkait.
       Perusahaan yang mendaftarkan dalam merek dagang harus merupakan
    perusahaan pemilik hak merek dagang yang bersangkutan. Identitas yang
    digunakan untuk pendaftaran adalah Surat Bukti Kepemilikan Merk yang
    disahkan oleh Departemen Kehakiman RI.

    3. Domain .GO.ID

    Ketentuan khusus pendaftaran domain .GO.ID:

       Yang mendaftar dan memiliki nama domain go.id hanyalah
    instansi/lembaga penyelenggara negara (eksekutif, legislatif, dan
    yudikatif) dan lembaga independen yang di bentuk oleh pemerintah.

    4. Domain .NET.ID

       NET.ID khusus diberikan ke perusahaan yang memiliki ijin usaha
    telekomunikasi (ISP, Telco, VSAT, Seluler dll.) dari Pemerintah. Satu
    ijin berhak mendapatkan satu domain NET.

    5. Domain .OR.ID

       Domain OR.ID ditujukan bagi lingkungan segala macam organisasi /
    yayasan / perkumpulan / komunitas.
       Pendelegasian OR.ID berdasarkan nama organisasi yang diwakili,
    bukan berdasarkan merek dagang. Untuk pendaftaran merek dagang,
    pengelola berhak untuk meminta informasi tambahan seperlunya.
    Penentuan atas melanggar atau tidaknya merek dagang sepenuhnya
    merupakan tanggung jawab dari pemohon pendelegasian.

    6. Domain .SCH.ID

      Domain SCH.ID khusus untuk Lembaga Pendidikan yang menyelenggarakan
    pendidikan seperti SD, SMP dan atau SMU, serta beroperasi sesuai
    dengan perundangan yang berlaku, termasuk didalamnya Lembaga
    Pendidikan yang bukan di bawah naungan Ditjen DikDasmen Depdikbud,
    seperti Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah, Aliyah, dan lain-lain.

    7. Domain .WEB.ID

       Domain WEB.ID ditujukan bagi organisasi umum atau pribadi diluar
    ac, co, go, net, or, sch, war.net.id. .

    8.Domain .COM

    .Com : di gunakan untuk kepentingan komersial atau perusahaan.

    9.Domain .ORG

    .ORG Domain yang di gunakan untuk kepentingan organisasi.

    10.Domain .INFO
     Domain yang di gunakan untuk kepentingan informasional website.

    11.Domain .Name

    .Name : digunakan untuk kepentingan keluarga atau personal.

    12.Domai .Edu

    : digunakan untuk kepentingan website pendidikan, terbatas hanya utk pendidikan.

    13.Domain .Mil :
    Domain Ini di gunakan untuk kepentingan website angkata
    bersenjata amerika, terbatas hanya utk Militer.

    14.Domain .biz : di gunakan untuk kepentingan Bisnis.

    15.Domain .tv : di gunakan untuk Entertainment seperti Televisi, Radio, majalah.

    16.Domain .travel : di gunakan untuk Bisnis Pariwisata.


    Kategori Domain Dari Berbagai Negara


    A

    • .ac – Ascension *
    • .ad – Andorra
    • .ae – Uni Emirat Arab
    • .af – Afganistan
    • .ag – Antigua dan Barbuda *
    • .ai – Anguilla
    • .al – Albania
    • .am – Armenia *
    • .an – Antillen Belanda
    • .ao – Angola
    • .aq – Antartika
    • .ar – Argentina
    • .as – Samoa Amerika *
    • .at – Austria *
    • .au – Australia
    • .aw – Aruba
    • .ax – Åland
    • .az – Azerbaijan

    B

    • .ba – Bosnia Herzegovina
    • .bb – Barbados
    • .bd – Bangladesh
    • .be – Belgia *
    • .bf – Burkina Faso
    • .bg – Bulgaria
    • .bh – Bahrain
    • .bi – Burundi *
    • .bj – Benin
    • .bm – Bermuda
    • .bn – Brunei Darussalam
    • .bo – Bolivia *
    • .br – Brasil *
    • .bs – Bahama *
    • .bt – Bhutan
    • .bv – Pulau Bouvet (tidak dipakai dan tidak terdaftar)
    • .bw – Botswana
    • .by – Belarus
    • .bz – Belize *

    C

    • .ca – Kanada
    • .cc – Pulau Cocos *
    • .cd – Republik Demokratik Kongo (dulunya .zr – Zaire) *
    • .cf – Republik Afrika Tengah
    • .cg – Republik Kongo *
    • .ch – Swiss *
    • .ci – Côte d’Ivoire (Pantai Gading)
    • .ck – Kepulauan Cook *
    • .cl – Chili
    • .cm – Kamerun
    • .cn – Republik Rakyat Cina *
    • .co – Kolombia
    • .cr – Kosta Rika
    • .cs – Serbia dan Montenegro (dulunya .yu – Yugoslavia; Catatan: pada tanggal 3 Juni, 2006, Montenegro mendeklarasikan kemerdekaannya, sehingga domain ini tidak dipakai lagi.) (kode domain .cs tidak dipakai, tidak ada DNS) (kode domain .cs dulunya dipakai untuk Cekoslowakia)
    • .cu – Kuba
    • .cv – Tanjung Verde
    • .cx – Pulau Natal *
    • .cy – Siprus
    • .cz – Republik Ceko

    D

    • .de – Jerman
    • .dj – Djibouti *
    • .dk – Denmark *
    • .dm – Dominika
    • .do – Republik Dominika
    • .dz – Aljazair (Algeria)

    E

    • .ec – Ekuador
    • .ee – Estonia
    • .eg – Mesir
    • .eh – Sahara Barat (tidak dipakai; tidak ada DNS)
    • .er – Eritrea
    • .es – Spanyol *
    • .et – Ethiopia
    • .eu – Uni Eropa (kode domain yang “dikhususkan” oleh ISO 3166-1)

    F

    • .fi – Finlandia
    • .fj – Fiji *
    • .fk – Kepulauan Falkland
    • .fm – Federasi Mikronesia *
    • .fo – Kepulauan Faroe
    • .fr – Perancis

    G

    • .ga – Gabon
    • .gb – Britania Raya (Reserved domain by IANA; deprecated – see .uk)
    • .gd – Grenada
    • .ge – Georgia
    • .gf – Guyana Perancis
    • .gg – Guernsey
    • .gh – Ghana
    • .gi – Gibraltar
    • .gl – Greenland *
    • .gm – Gambia
    • .gn – Guinea
    • .gp – Guadeloupe
    • .gq – Guinea Khatulistiwa
    • .gr – Yunani *
    • .gs – Georgia Selatan dan Kepulauan Sandwich Selatan *
    • .gt – Guatemala
    • .gu – Guam
    • .gw – Guinea Bissau
    • .gy – Guyana

    H

    • .hk – Hong Kong *
    • .hm – Pulau Heard dan Kepulauan McDonald *
    • .hn – Honduras *
    • .hr – Kroasia
    • .ht – Haiti
    • .hu – Hongaria *

    I

    • .id – Indonesia
    • .ie – Republik Irlandia
    • .il – Israel *
    • .im – Pulau Man *
    • .in – India *
    • .io – Teritori Samudra Hindia Britania *
    • .iq – Irak
    • .ir – Iran *
    • .is – Islandia
    • .it – Italia

    J

    • .je – Jersey
    • .jm – Jamaika
    • .jo – Yordania
    • .jp – Jepang

    K

    • .ke – Kenya
    • .kg – Kirgizstan
    • .kh – Kamboja
    • .ki – Kiribati
    • .km – Komoro
    • .kn – Saint Kitts dan Nevis
    • .kp – Korea Utara (tidak dipakai; tidak ada DNS)
    • .kr – Korea Selatan
    • .kw – Kuwait
    • .ky – Kepulauan Cayman
    • .kz – Kazakhstan *

    L

    • .la – Laos *
    • .lb – Lebanon
    • .lc – Saint Lucia
    • .li – Liechtenstein *
    • .lk – Sri Lanka
    • .lr – Liberia
    • .ls – Lesotho
    • .lt – Lituania
    • .lu – Luxemburg
    • .lv – Latvia *
    • .ly – Libya *

    M

    • .ma – Maroko
    • .mc – Monako
    • .md – Moldova *
    • .me – Montenegro
    • .mg – Madagaskar
    • .mh – Kepulauan Marshall
    • .mk – Republik Makedonia
    • .ml – Mali
    • .mm – Myanmar
    • .mn – Mongolia *
    • .mo – Makau
    • .mp – Kepulauan Mariana Utara *
    • .mq – Martinique
    • .mr – Mauritania
    • .ms – Montserrat *
    • .mt – Malta
    • .mu – Mauritius *
    • .mv – Maladewa
    • .mw – Malawi *
    • .mx – Meksiko *
    • .my – Malaysia
    • .mz – Mozambik

    N

    • .na – Namibia *
    • .nc – Kaledonia Baru
    • .ne – Niger
    • .nf – Pulau Norfolk *
    • .ng – Nigeria
    • .ni – Nikaragua
    • .nl – Belanda * (ccTLD terdaftar pertama)
    • .no – Norwegia
    • .np – Nepal
    • .nr – Nauru *
    • .nu – Niue *
    • .nz – Selandia Baru *

    O

    • .om – Oman

    P

    • .pa – Panama
    • .pe – Peru
    • .pf – Polinesia Perancis
    • .pg – Papua Nugini
    • .ph – Filipina *
    • .pk – Pakistan *
    • .pl – Polandia *
    • .pm – Saint-Pierre dan Miquelon
    • .pn – Kepulauan Pitcairn *
    • .pr – Puerto Riko *
    • .ps – Otoritas Nasional Palestina *
    • .pt – Portugal *
    • .pw – Palau
    • .py – Paraguay

    Q

    • .qa – Qatar

    R

    • .re – Réunion
    • .ro – Rumania *
    • .rs – Serbia
    • .ru – Rusia *
    • .rw – Rwanda

    S

    • .sa – Arab Saudi
    • .sb – Kepulauan Solomon *
    • .sc – Seychelles *
    • .sd – Sudan
    • .se – Swedia *
    • .sg – Singapura
    • .sh – Saint Helena *
    • .si – Slovenia
    • .sj – Svalbard dan Jan Mayen (tidak dipakai; tidak terdaftar)
    • .sk – Slowakia
    • .sl – Sierra Leone
    • .sm – San Marino *
    • .sn – Senegal
    • .so – Somalia *
    • .sr – Suriname *
    • .st – Sao Tome dan Principe *
    • .su – Uni Soviet (terdepresiasi; digantikan; kode domain “dipakai untuk pergantian” oleh ISO 3166-1)
    • .sv – El Salvador
    • .sy – Suriah *
    • .sz – Swaziland *

     T

    • .tc – Kepulauan Turks dan Caicos
    • .td – Chad
    • .tf – Teritorial Perancis Selatan
    • .tg – Togo *
    • .th – Thailand
    • .tj – Tajikistan *
    • .tk – Tokelau *
    • .tl – Timor Leste (dulunya .tp) *
    • .tm – Turkmenistan *
    • .tn – Tunisia
    • .to – Tonga *
    • .tp – Timor Timur (terdepresiasi – gunakan .tl; kode domain “dipakai untuk pergantian” oleh ISO 3166-1)
    • .tr – Turki
    • .tt – Trinidad dan Tobago *
    • .tv – Tuvalu *
    • .tw – Republik Cina (Taiwan) *
    • .tz – Tanzania

    U

    • .ua – Ukraina
    • .ug – Uganda *
    • .uk – Inggris (kode domain yang “dikhususkan” oleh ISO 3166-1) (lihat pula .gb)
    • .us – Amerika Serikat *
    • .uy – Uruguay
    • .uz – Uzbekistan

    V

    • .va – Vatikan
    • .vc – Saint Vincent dan Grenadines *
    • .ve – Venezuela
    • .vg – Kepulauan Virgin Britania Raya *
    • .vi – Kepulauan Virgin Amerika Serikat
    • .vn – Vietnam
    • .vu – Vanuatu *

    W

    • .wf – Wallis dan Futuna
    • .ws – Samoa (dulunya Samoa Barat) *

    Y

    • .ye – Yaman
    • .yt – Mayotte
    • .yu – Yugoslavia (kemudian berganti nama menjadi Serbia dan Montenegro)
    (kode domain secara resmi digantikan oleh .cs (lihat di atas) namun tetap dipakai; kode domain “dipakai untuk pergantian” oleh ISO 3166-1)

    Z

    • .za – Afrika Selatan *
    • .zm – Zambia
    • .zw – Zimbabwe
    Domain ini juga dapat digabung dengan domain lain.
    Contoh:

    .web.id  : berarti website berdomain web ini berasal dari indonesia
    hmm..Pagi" ne Posting lah ..hehe
    Left 4 Dead (disingkat L4D) adalah sebuah koperasi multiplayer/horor FPS game yang dikembangkan oleh Valve Corporation. Permainan ini dibangun dengan menggunakan mesin Source dan tersedia pada PC dan Xbox 360. Selama perkembangan awal, judul kerjanya adalah "Teror Strike."

    Permainan menempatkan empat manusia-dimainkan atau dikendalikan AI yang selamat dari sebuah pandemi apokaliptik terhadap yang terinfeksi. Biasa Terinfeksi dikontrol oleh permainan AI, sedangkan pemain manusia dapat mengendalikan hingga empat bermutasi Terinfeksi Khusus dengan kemampuan khusus dalam modus Versus. Tujuan dari Left 4 Dead untuk manusia adalah untuk saling membantu mencapai ruang keselamatan. Pemain terinfeksi harus bekerja sama untuk menghentikan mereka.

    Left 4 Dead dirilis pada 18 November 2008 di Amerika Serikat dan 21 November di Eropa. Permainan ini pertama kali terungkap dalam publikasi Christmas 2006 PC Gamer Inggris dengan enam artikel halaman yang menggambarkan playthrough di markas Valve. Sebuah penggoda dirilis dengan The Orange Box. Permainan ini pertama kali dimainkan di 2007 Showdown LAN di San Jose dan di QuakeCon 2007. Sebuah demo, awalnya akan dirilis pada 6 November 2008 diundur sampai tanggal 11 November 2008.

    Pada Juli 2009, Left 4 Dead memiliki 89 dari 100 dari Metacritic.

    Edisi-200 Majalah Game Informer peringkat Left 4 Dead sebagai # 82 di atas 200 permainan dari semua waktu, inilah yang mereka katakan: "Zombies telah muncul dalam permainan video dalam berbagai bentuk, tapi tidak ada yang pernah dipaku penuh-on zombie apocalypse sampai Valve's Left 4 Dead. Intensitas empat pemain online dalam pengalaman koperasi dimanfaatkan dinamis oleh "Direktur AI" untuk mengatur serangan Terinfeksi sesuai dengan kinerja pemain. Dengan tambahan dalam karakter yang mengesankan, cerita plot menarik, dan secara online versus mode.

    Gameplay dasar tidak pernah berubah dari peta ke peta, sehingga pemain akan belajar cara mereka sekitar cukup cepat. Direktur membuat segalanya untuk tidak monoton, bagaimanapun, dengan melemparkan di berbagai tantangan di setiap level. Tidak ada dua playthroughs yang persis sama.

    Minimum:

    OS: Microsoft Windows XP / Vista / Vista64 / Windows 7 Beta Processor: Pentium 4 3.0GHz Memory: 1 GB Graphics: 128 MB, Shader model 2.0, ATI 9600, NVidia 6600 or better Hard Drive: At least 7.5 GB of free space Sound Card: DirectX 9.0c compatible sound card

    Rekomendasi:

    OS: Microsoft Windows XP / Vista / Vista64 Processor: Intel core 2 duo 2.4GHz Memory: 1 GB Graphics: Shader model 3.0, NVidia 7600, ATI X1600 or better

    Download ada 10 Part
    Password Mediafire : alisoftware
    Mungkin Bayak Orang Yang Mencari Game CS XTREME V6...Jadi Kali ini Saya Post Game Ini
    Game ini Perpaduan antara CS (counter strike ) CF ( Cross Fire ) PB ( Point Blank ) Enjoy It...

    Kelebihan
    • Terdapat 19 Karater yg berbeda-beda
    • Terdapat 20 Rifles (Primary Waepon) yg unik
    • Terdapat Dual Kriss di Machine Gun (Primary Weapon)

    Spesifikasi Komputer
    • Operating System: Windows XP/7
    • Processor: P4 2.4Ghz or Better
    • RAM: 1GB
    • HARDRIVE 2GB
    • Graphic Card: Gforce FX series or better

    Screenshots





    Download
                                                         Download Part 1 disini Size 190.73 MB
                                                         Download Part 2 disini Size 190.73 MB
                                                         Download Part 3 disini Size 190.73 MB
                                                         Download Part 4 disini Size 167.96 MB
    Password Mediafire : alisoftware
    *Update Bagi yang tidak bisa memainkan game ini untuk di mencoba Software ( Library Files ) agar game berjalan dengan lancar
    Download Via MediaFire  Disini

    Sekian Dari saya www.Vanz-Media.tk By : Irvan Fadhila Putra

    Sedikit Cerita Lagi hehee..
    Team Fortress 2 adalah free-to-play berbasis tim orang pertama multiplayer shooter video game yang dikembangkan oleh Valve Corporation. Sebuah sekuel ke Classic Benteng sebelumnya Valve Tim, itu pertama kali dirilis sebagai bagian dari kompilasi video game Kotak Oranye pada 10 Oktober 2007 untuk Windows dan Xbox 360 [3]. Sebuah PlayStation 3 versi kemudian diikuti pada tanggal 22 November 2007. Permainan ini kemudian dirilis sebagai paket mandiri untuk Windows pada tanggal 9 April 2008, dan untuk Mac OS X dua tahun kemudian. Team Fortress 2 adalah didistribusikan secara online melalui sistem Uap, sementara distribusi ritel ditangani oleh Electronic Arts. Pada bulan Juni 2011, permainan menjadi free-to-play judul, didukung oleh microtransactions untuk yang unik dalam game peralatan melalui Uap. Perkembangan Team Fortress 2 dipimpin oleh John Cook dan Robin Walker, desainer yang awalnya dibuat modifikasi Team Fortress untuk Quake pada tahun 1996.
    Permainan ini diumumkan pada tahun 1998, didukung oleh mesin GoldSrc Valve, tetapi sejak itu telah melalui berbagai konsep dan desain. Pada tahun 1999, permainan tampak menyimpang dari pendahulunya dengan mengejar gaya yang lebih realistis dan militeristik gameplay, tetapi desain bermetamorfosis lebih dari sembilan tahun masa pembangunan. Rendition olahraga kartun gaya visual akhir dipengaruhi oleh seni JC Leyendecker, Dekan dan Norman Rockwell Cornwell dan didukung oleh mesin Source. Permainan itu sendiri berkisar sekitar dua tim, masing-masing dengan akses ke sembilan karakter yang berbeda, berjuang dalam berbagai mode permainan diatur di lingkungan genius jahat.

    Kurangnya informasi atau kemajuan yang jelas selama enam tahun pembangunan awal permainan menyebabkannya diberi label sebagai vaporware, dan secara teratur tampil dalam daftar vaporware tahunan Wired News 'antara ignominies lainnya Setelah rilis., Permainan diterima kritis pengakuan dan beberapa penghargaan, dipuji untuk gaya grafis ini, gameplay yang seimbang, nilai komedi dan untuk penggunaan kepribadian karakter penuh dalam permainan multiplayer khusus.

    System requirements:

    • Operating System: Windows XP / Vista
    • Processor: Pentium 4 2.0 GHz
    • Memory: 512 MB of RAM
    • Graphic: 3D-graphics adapter with 128 MB of memory with
    • Sound Card: Sound device compatible with DirectX ® 9.0
    • Free space on hard disk: 4.0 GB available
    • Mouse, Keyboard
    Screenshots





    Download
    Password : www.netkingvn.com
    Sedikit Cerita Dari Game Ini hehe.......
    Dalam dunia di mana Uni Soviet memenangkan Perang Dingin, konflik sengit berlangsung di jalan-jalan Amerika. Mengambil peran Christopher Batu, pemain berevolusi dari New Yorker rata-rata menjadi seorang patriot pemberani yang merekrut dan memimpin tentara pejuang kemerdekaan di jalan-jalan New York City. Pejuang Kebebasan ™ menggabungkan kedalaman permainan skuad berbasis dengan intensitas dari sebuah game penuh aksi perang yang terbentang di jalan-jalan, kereta bawah tanah, dan bangunan kota.

    Dengan kepemimpinan yang datang tanggung jawab besar. Nyawa tentara Anda dan pencarian untuk Kebebasan Amerika diselenggarakan bersama oleh keberanian, karisma, dan keterampilan kepemimpinan. Karena perang tidak menang saja, sebuah komponen kunci dari permainan tergantung pada kemampuan pemain untuk merekrut dan memimpin sesama warga New York dalam pertempuran melawan Menace Merah. Sebuah sistem yang intuitif merekrut perintah memungkinkan dia untuk memberi perintah kepada tentara sesama dan menjalankan misi kritis di sentuhan tombol tunggal.

    Pemain akan melawan melalui jalan-jalan dikenali NY dengan pertempuran perkotaan mulus yang terjadi di luar maupun di dalam ruangan.

    Ada imbalan tinggi dan hukuman bagi kemenangan dan kerugian di Freedom Fighters. Sebuah penghargaan berbasis karisma Sistem Merekrut poin untuk menyelamatkan pejuang kemerdekaan atau menangkap instalasi-instalasi penting, yang memungkinkan pemain untuk merekrut lebih banyak orang serta memberikan ikatan emosional kepada para pejuang.

    Karakter Anda dan merekrut melibatkan tentara Merah dengan berbagai jenis senjata tunggal dan dua tangan serta memerangi seni bela diri bersenjata manuver dalam pencarian mereka untuk kebebasan.

    Minimum System Requirements

    • System: PIII 733 or equivalent
    • RAM:128 MB RAM
    • CD-ROM: 4X CD-ROM
    • Video Memory: 32 MB VRAM
    • Hard Drive Space: 650 MB
    • DirectX: DirectX v8.1
    Screenshots




    Terlebih Dahulu Download Part Nya Satu Per Satu Ok Enjoy  
    Download
    Password : Softvnn.com
    Dari perspektif orang buta, versi PC dari The Incredible Hulk adalah bayangan cermin dari Xbox 360 dan PlayStation 3 rekan-rekan. Anda mengontrol rakasa hijau raksasa dalam versi bebas roaming, sepenuhnya dirusak dari New York City. Misi berulang dan iblis-mungkin-perawatan struktur membuat transisi utuh, membiarkan Anda melampiaskan malapetaka di jalanan jika Anda merasa seperti melalaikan tugas Anda untuk menyelamatkan kota. Meskipun mekanika inti adalah identik, apa yang menyenangkan kecil yang dapat dimiliki oleh orang-orang tanpa berpikir meneror New York telah hilang dalam terjemahan. Grafis dasar dan jalan-jalan yang sebagian besar kosong membasmi bahkan kegembiraan sederhana menyebabkan kekacauan besar. Dengan meniru PlayStation 2 dan versi Wii bukan Xbox 360 jauh lebih unggul dan versi PS3, The Incredible Hulk pada PC kehilangan pesona apa yang kecil itu ada di tanpa ampun menghancurkan sebuah kota. Kekacauan ini hina harus dihindari oleh bahkan yang paling fanatik penggemar komik.

    Cerita menunjukkan evolusi Hulk dari rakasa lokal yang semua orang ingin keluar dari kota mereka yang berharga untuk yang kurang dari dua kejahatan-kelainan yang menyelamatkan New York dari ancaman yang lebih besar. Setengah dari cutscenes diberitahu melalui layar statis menampilkan hanya tape recorder dan suara lelah Edward Norton, sedangkan setengah lainnya diberikan cinematics buruk yang menunjukkan versi hampir tidak bisa dikenali dari bintang-bintang film. Sulit untuk tenggelam dalam kisah alienasi dan penebusan ketika aktor terdengar begitu tertarik dalam proses.

    Visual di Hulk yang benar-benar mengerikan. Para lucu kuno menarik-dalam dan pop-up dari versi lain bahkan lebih jelas di sini, tidak hanya menghalangi visibilitas Anda, tetapi Anda juga menyenangkan. Meskipun tekstur lebih rinci daripada di versi resolusi rendah Wii, kabut menjijikkan yang sama selalu hadir. Ketika Anda memanjat gedung dan melihat kota di bawah Anda, tapi tidak ada dinding tebal segala melanda abu-abu. Ini sering tidak mungkin untuk menilai seberapa jauh Anda harus melompat ke tanah di gedung sebelah karena Anda tidak bisa melihat itu, yang menguras menyenangkan berlari di sekitar kota. Ketika Anda sedang berjalan di permukaan tanah, orang dan mobil akan muncul di pandangan benar di depan Anda dan misterius menghilang ketika mereka meninggalkan penglihatan Anda. Ada juga banyak kliping terjadi. Anda dapat melemparkan mobil lurus melalui bangunan, dan Anda akan melihat tangan Hulk pergi bersih melalui bagian belakang musuh, menyebabkan tidak ada kerusakan. Di lain waktu, Anda akan menjangkau ambil sebuah benda yang terletak di depan Anda dan akan lenyap tepat di depan mata Anda.

    Kota yang berkembang yang membuat versi lain menyenangkan dalam ledakan singkat tampaknya telah dikuasai oleh hidup berakhir wabah di sini. Jalanan sering benar-benar kosong. Mana kelimpahan mobil dan orang-orang melarikan diri ketakutan sekali, sekarang ada hanya beberapa orang dan mobil yang sesekali melapisi jalan-jalan. Ide mengamuk di sekitar New York City adalah maya menarik, tapi ketika penduduk tampaknya telah hilang, kehilangan sebagian dari daya tariknya. Ini membosankan menghancurkan kota jika tak seorang pun peduli.

    Setidaknya, The Incredible Hulk kontrol kompeten. Melompat sekitar kota dan menghancurkan benda-benda ini cukup sederhana untuk pull off, meskipun jauh lebih mudah untuk menghancurkan musuh Anda dengan game controller dari keyboard dan combo mouse. Ini memuaskan melemparkan berat badan Anda di sekitar dan gangguan masyarakat umum, namun hal mendapatkan sedikit rumit ketika Anda ingin menargetkan lawan tertentu. Anda dapat mengunci ke musuh dengan menekan tombol, tetapi membutuhkan waktu satu detik untuk mendaftar dan memiliki kecenderungan untuk menyelinap pergi ketika Anda mulai bergerak.

    Requirement
    • System: PIII 1 GHz or higher
    • RAM: 256 MB
    • Video Memory: 32 MB
    • Hard Drive Space: 1500 MB

    Screenshots


    Download
    Password Rar : garase_pc
    Download Part 1 disini Size 150 MB
    Download Part 2 Disini Size 57 MB


    Cara Install
    1. Join menggunakan HjSplit
      (Link : http://thashzone.blogspot.com/2010/12/cara-menggabungkan-joinmerge-file.html)
    2. Extract menggunakan Winrar atau 7Zip
    3. Double-click setup.bat
    4. Play game dengan Hulk.exe
    5. Copy "xinput1_3.dll" dam PASTE-kan ke windows system directory (C:\Windows\System32\)
    Welcome to My Blog

    Choose Your Langguage

    English French German Spain Italian Dutch

    Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

    Popular Post

    Pages

    Total Tayangan Halaman

    Followers

    Like FanPage

    - Copyright © Information Technology -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -